Suara.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mengumpulkan barang bukti terkait kasus kecelakaan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Ketua DPR RI Setya Novanto.
Dari di dalam mobil naas tersebut, polisi temukan sehelai rambut di bagian kursi tengah yang merupakan tempat duduk Novanto ketika mobil tersebut menabrak tiang listrik di Jalan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017) malam.
"Dalam mobil adanya juga rambut ya. Di kursi tengah," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Kinkin Winisuda kepada Suara.com, Selasa (21/11/2017).
Menurutnya, temuan rambut itu masih diteliti apakah identik atau tidak dengan rambut Novanto.
"Kami belum tahu makanya nanti kami pastikan dulu," katanya.
Polisi juga berencana memeriksa Novanto untuk mendapatkan keterangan lengkap soal kronologi kecelakaan tersebut.
"Secepatnya kami akan periksa (Novanto)," katanya.
Terkait agenda pemeriksaan itu, polisi akan mengirimkan surat permohonan kepada KPK agar bisa memeriksa Novanto yang kini meringkuk di dalam tahanan karena sudah berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaaan e-KTP.
Dalam insidem kecelakaan tersebut, polisi telah menetapkan mantan jurnalis Metro TV, Hilman Mattauch sebagai tersangka. Penetapan itu dilakukan lantaran Hilman dianggap telah lalai saat mengendarai mobil berplat nomor B 1732 ZLO tersebut hingga menabrak tiang listrik.
Baca Juga: RSCM Masih Hitung Biaya perawatan Setya Novanto
Hilman dijerat Pasal 283 dan Pasal 310 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman penjara selama tiga bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha