Suara.com - Mohamed Shiddiq Sazali (28), seorang lelaki di Singapura dijatuhi hukuman 6 bulan penjara Senin (20/11/2017) karena terbukti melakukan kelalailan sehingga menyebabkan bayinya meninggal dunia.
Shiddiq seperti dilaporkan Asiaone, dianggap lalai lantaran mengasuh bayinya sambil melakukan pekerjaan lain. Tangan satunya bermain game di ponsel, sementara yang lain memegang botol susu di mulut bayi berusia 3,5 bulan itu.
Berdasarkan dokumen pengadilan, si bayi disebut berjuang untuk melepaskan botol susu dari mulutnya, sementara Shiddiq terus memegang botol itu. Shiddiq tak sadar karena saking asyiknya bermain game.
Si bayi terus meronta-ronta selama dua menit sebelum akhirnya tersedak susu dan meninggal dunia. Insiden ini terjadi di sebuah unit di Blok 4, Telok Blangah Crescent pada 12 Oktober 2015.
"Terdakwa menunjukkan sikap tidak bertanggung jawab dan lalai terhadap tugas pengasuhannya," kata jaksa di persidangan.
Ini ternyata bukan kali pertama Shiddiq melakukan kelalaian hingga membahayakan bayinya. Lima minggu sebelum kejadian, bayinya juga pernah terjatuh gara-gara ulah Shiddiq.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan