Suara.com - Seorang pria dari Georgia dituduh meninggalkan putranya yang baru berusia 22 bulan terikat di kursi mobil yang panas di tempat parkir hingga bayi itu meninggal. Sementara dia berfoto-foto bugil dengan perempuan.
Juri di pengadilan Georgia pada Kamis (4/9/2014) menetapkan tuduhan pembunuhan tingkat tiga terhadap pria itu. Justin Ross Harris (33) diancam hukuman mati bila tuduhan itu terbukti.
Dalam dakwaan sebanyak delapan butir, ia didakwa melakukan pembunuhan secara keji, penyiksaan anak dan eksploitasi seksual karena ia meminta seorang gadis mengirim foto-foto cabul.
Jaksa wilayah Vic Reynolds mengatakan akan memutuskan sekitar dua atau tiga pekan lagi apakah akan mengajukan tuntutan hukuman mati.
Dakwaan itu menyebutkan bahwa sang ayah di Atlanta melakukan kejahatan dengan sengaja pada saat ia mendudukkan bayinya di kursi mobil dan meninggalkannya di dalam mobil pada saat suhu udara hari itu mencapai 90 derajat Fahrenheit atau sekitar 32,2 derajat Celsius.
Penuntut mengatakan bahwa Harris dengan sengaja meninggalkan putranya di dalam mobil karena ingin hidup bebas dari anak.
Harris mengatakan kepada polisi bahwa ia lupa menurunkan putranya Cooper di tempat penitipan anak ketika akan berangkat bekerja dan menemukan anaknya setelah meninggalkan kantor pada siang hari.
"Kebenarannya adalah, kematian Cooper adalah kecelakaan yang mengerikan," kata pengacara Harris, Maddox Kilgore kepada wartawan.
"Semua kasalahan moral dalam kehidupan Ross tidak mengubah fakta itu," ia menambahkan.
Kasus ini menarik banyak perhatian karena kematian anak yang masuk dalam kategori menyedihkan. Sejauh ini terdapat 26 anak yang meninggal akibat kepanasan di dalam mobil di AS menurut laman KidsAndCars.org. Kelompok itu mencatat rata-rata terdapat 38 kematian serupa setiap tahun.
Meskipun biasanya para orangtua mendapat tuntutan setengah dari hukuman mati, tuntuan pembunuhan berat jarang dilakukan, kata lembaga nirlama dari Kansas City, Missouri itu.
Pada Juli, seorang hakim memerintahkan Harris untuk berada di balik terali besi tanpa jaminan pembebasan, menangguhkan persidangannya.
Para penyelidik memberi kesaksian bahwa Harris sedang mencari di internet tentang hidup tanpa anak dan bagaimana bisa bertahan di penjara sebelum kematian putranya.
Ia mengalami masalah pernikahan dan pekerjaan, kata penyelidik. Istri Harris, Leanna sudah diperiksa oleh petugas tetapi tidak dituntut untuk kasus tersebut. (Antara/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis