Suara.com - Seorang lelaki berinisial RBT (32) diringkus polisi lantaran telah melakukan perbuatan cabul kepada dua putrinya berinisial LP (16) dan L (14) di rumahnya di Jakarta Barat.
Bahkan, hampir setiap malam, pelaku kerap menggerayangi alat vital kedua anak kandungnya saat tertidur.
"Pelaku setiap malam saat korban tidur, korban digerayangi pada bagian dada dan kemaluannya," kata Kapolsek Kebon Jeruk Komisaris Marbun melalui keterangan tertulis, Selasa (28/11/2017).
Marbun menyampaikan RBT juga pernah kedapatan merekam ketika salah satu anaknya sedang mandi dengan menggunakan telepon seluler.
"Korban juga mengaku bahwa dirinya pernah direkam saat sedang telanjang di mamar mandi, dan rekaman video tersebut masih tersimpan di handphone pelaku," katanya
Menurut Marbun, selama ini kakak beradik itu takut melaporkan perbuatan bejat sang Ayah karena diancam akan dimarahi.
"Korban selama ini tidak berani mengadu, karena takut kalau pelaku atau orang tua korban marah," kata Marbun.
Pencabulan itu bahkan sudah dilakukan pelaku ketika LP masih duduk di bangku sekolah menegah pertama. Sedangkan adiknya dicabuli pelaku baru setahun terakhir.
Namun, akhirnya kedua anak kandungnya mengadukan hal tersebut pada istri pelaku bernama R (32) pada Minggu (26/11/2017) malam. Tanpa pikir panjang, R langsung membawa kedua anaknya untuk membuat laporan ke Polsek Kebon Jeruk.
Baca Juga: Perkosa dan Bunuh Bocah 8 Tahun, Irsan Dituntut Hukuman Mati
Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi pun langsung menangkap pelaku saat berada di rumah, Senin (27/11/2017) malam.
Atas perbuatannya, RBT dijerat Pasal 82 ayat 2 Jo Pasal 76 huruf e Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat