Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno [suara.com/Bowo Raharjo]
Dua hari ini, penerangan ruang tamu gedung Balai Kota Jakarta remang-remang. Berbeda dari biasanya. Ruangan ini biasanya dipakai untuk tempat wawancara gubernur dan wakil gubernur.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan kenapa ruangan tersebut kini remang-remang.
"Lampu-lampunya dikecilin supaya turun cost-nya. Ini tuh dingin banget nggak? Berasa dingin nggak? Kalau saya sih ngerasa dingin ya," kata Sandiaga di Balai Kota, Selasa (28/11/2017).
Di berbagai kesempatan, Sandiaga mengingatkan tentang konsep hemat energi demi mewujudkan Green City. Dia ingin gedung pemerintah menjadi percontohan.
"Jadi, kalau lampu untuk mengurangi energi. Kalau nggak dipakai seperti ini kan sayang energinya terbuang," kata Sandiaga.
Sandiaga menambahkan penghematan energi otomatis menghemat anggaran pemerintah.
"Inisiatif saya adalah membuat Jakarta bukan hanya Smart City, tapi juga Green City," kata Sandiaga.
Pemerintah, kata Sandiaga, akan bekerjasama dengan perusahaan bidang penghematan energi. Menurut dia jika konsep ini diterapkan, pengeluaran pemerintah bisa turun antara 20-30 persen
"Penghematan yang sangat luar biasa. Itu yang ingin kita bagi," kata dia.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan kenapa ruangan tersebut kini remang-remang.
"Lampu-lampunya dikecilin supaya turun cost-nya. Ini tuh dingin banget nggak? Berasa dingin nggak? Kalau saya sih ngerasa dingin ya," kata Sandiaga di Balai Kota, Selasa (28/11/2017).
Di berbagai kesempatan, Sandiaga mengingatkan tentang konsep hemat energi demi mewujudkan Green City. Dia ingin gedung pemerintah menjadi percontohan.
"Jadi, kalau lampu untuk mengurangi energi. Kalau nggak dipakai seperti ini kan sayang energinya terbuang," kata Sandiaga.
Sandiaga menambahkan penghematan energi otomatis menghemat anggaran pemerintah.
"Inisiatif saya adalah membuat Jakarta bukan hanya Smart City, tapi juga Green City," kata Sandiaga.
Pemerintah, kata Sandiaga, akan bekerjasama dengan perusahaan bidang penghematan energi. Menurut dia jika konsep ini diterapkan, pengeluaran pemerintah bisa turun antara 20-30 persen
"Penghematan yang sangat luar biasa. Itu yang ingin kita bagi," kata dia.
Komentar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas