Suara.com - Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) menyatakan dukungannya terhadap Airlangga Hartarto sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. SOKSI merupakan satu dari delapan organisasi masyarakat pendiri Partai Golkar.
"Soksi beserta seluruh jajaran lembaganya mengusulkan dan mendukung sepenuhnya Bapak Airlangga Hartarto sebagai calon Ketua Umum partai Golkar," kata Ade Komarudin, Ketua Umum SOKSI di kediaman pribadi seorang fungsionaris partai Golkar di Jalan Rajasa I No 7, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).
Mantan Ketua DPR ini menuturkan, dukungan tersebut berdasarkan keputusan Rapat Pleno V DPN SOKSI di Graha SOKSI kawasan Pasar Minggu pada Kamis (30/11) pekan lalu.
Hasil pleno itu juga memerintahkan kepada semua jajaran SOKSI di 34 Provinsi untuk bersatu mendukung dan memenangkan Airlangga menjadi Ketua Umum Golkar.
"Seluruh jajaran Dewan Pimpinan Daerah SOKSI harus bersatu memenangkan Airlangga dalam Munaslub partai Golkar," ujar dia.
Ade menjelaskan, alasan SOKSI mendukung Menteri Perindustrian itu menjadi calon Ketua Umum Golkar karena yang bersangkutan dinilai sosok yang bersih dan berintegritas.
Menurut dia, Partai Golkar dalam kondisi sakit ketika Setya Novanto ditahan oleh KPK kasus dugaan korupsi KTP elektronik.
"Kenapa kami dukung beliau, karena Pak Airlangga ini orang baik, punya integritas, terutama di bidang politik dan ekonomi. Kami butuh dokter yang tepat, dan dokter spesialis untuk mengobati Golkar yang sedang sakit," tuturnya.
Baca Juga: Jokowi: Marsekal Hadi Bisa Jadikan TNI sebagai Tentara Rakyat!
Deklarasi dukungan SOKSI ini juga dihadiri langsung oleh Airlangga Hartarto. Dalam kesempatan itu, Airlangga menerima dukungan ormas pendiri Golkar tersebut.
Berita Terkait
-
Pengacara Bantah Setnov Siap Mundur dari Ketua Partai Golkar
-
Airlangga Diklaim Dapat Izin Presiden untuk Rangkap Jabatan
-
Bertarung Gantikan Setnov, Ini Pesan Jokowi ke Airlangga Hartarto
-
Kosgoro 1957 Beri Mandat Airlangga Hartarto Jadi Ketua Golkar
-
Insentif Pajak Mobil Listrik, Menperin: Tunggu Januari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK