Suara.com - Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra menyampaikan Ketua DPR RI Setya Novanto meminta kepolisian untuk menghentikan kasus kecelakaan mobil Fortuner yang telah menetapkan mantan jurnalis Metro TV Hilman Mattauch sebagai tersangka. Saat kecelakaan, Hilman menjadi sopir Setnov.
"Ada keterangan korban tidak perlu diperkarakan," kata Halim di Polda Metro Jaya, Rabu (6/12/2017).
Menurutnya, alasan kasus itu meminta disetop karena Novanto sebagai korban kecelakaan tidak merasa dirugikan.
"Ya tidak keberatan," katanya.
Namun, Halim menyampaikan kasus tersebut tetap dilanjut karena bukan merupakan delik aduan.
"Tapi ini bukan laporan pengaduan," kata dia.
Polisi juga kembali melakukan gelar perkara dengan menghadirkan sejumlah ahli termasuk PT Toyota Astra Motor sebagai agen pemegang merek dan tim Traffic Accident Analysis Korps Lalu Lintas Polri.
Halim juga menambahkan, berkas perkara kasus kecelakaan tunggal itu akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum pada bulan ini.
"Mudah-mudahan bulan ini bisa dilimpahkan," kata Halim.
Baca Juga: DPD Golkar Sepakat Munaslub Penggantian Setnov Desember Ini
Mobil Fortuner berplat nomor B 1732 ZLO yang ditumpangi Novanto, ajudan bernama Reza dan Hilman mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan pada Kamis (16/11/2017) malam. Polisi menetapkan Hilman sebagai tersangka karena dianggap lalai mengendarai mobil tersebut hingga mengalami kecelakaan lalu lintas.
Hilman dijerat Pasal 283 dan Pasal 310 Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman penjara selama satu tahun dan denda Rp2 juta. Kecelakaan itu terjadi ketika Novanto dicari-cari KPK untuk ditangkap lantaran statusnya sudah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan