Suara.com - Sebanyak 31 DPD Tingkat I Partai Golkar mendatangi kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai berlambang pohon beringin itu. Mereka mengusulkan digelarnya Musyawarah Nasional Luar Biasa.
Kedatangan mereka diterima oleh Sekretaris Jenderal Idrus Marham, Ketua Harian Nurdin Khalid, Ketua DPP Nusron Wahidan dan Korbid Kesejahteraan Rakyat Roem Kono.
Pertemuan tersebut digelar secara tertutup selama kurang lebih 15 menit. Usai pertemuan, Sekjen Idrus mengatakan bahwa jumlah DPD I yang hadir yaitu 31 dari total 34 DPD. DPD yang tidak hadir yaitu Maluku, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur.
"Sebanyak 31 dari 34 menyampaikan aspirasi mengusulkan supaya dilaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (6/12/2017).
Sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada, DPP Gokar memberikan respon bahwa segala aspirasi yang ada, khususnya dari DPD yang telah diberi kewenangan oleh konstitusi Partai Golkat, maka DPP Golkar akan menindaklanjuti usulan tersebut sesuai dengan sistem dan aturan di Partai Golkar pula.
"Sehingga dengan demikian maka dengan diterimanya ini maka DPP Partai Golkar segera melakukan pertemuan yang sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada untuk menindaklanjuti ini dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama," ujar Idrus.
Menurut Idrus DPP akan sesegera mungkin menggelar rapat Pleno sebagai bentuk tindaklanjut dari aspirasi seluruh DPD se-Indonesia. Idrus berharap dengan diterimanya aspirasi DPD I, maka polemik yang ada di internal Partai Golkar segera diakhiri.
"Dinamika-dinamika internal yang ada selama ini dapat kita akhiri dengan komitmen yang sama," kata Idrus.
Sementara itu, terkait dengan DPD I Maluku, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur yang tidak hadir, telah dapat dipastikan bahwasanya ketiga DPD tersebut ikut mendukung usulan Munaslub.
Baca Juga: Empat Sosok Ini Berpeluang Menjadi Ketua Umum Partai Golkar
"Maluku masih dalam perjalanan ke Jakarta. Tapi sudah mendukung dia. Sulawesi Utara menerima dan dia juga sudah berkomunikasi dengan kami. NTT komunikasi tidak ada, tapi saya kira dia di Metro TV diapun juga menyetujui untuk segera diadakan Munaslub," kata Ketua Forum DPD I Partai Golkar Ridwan Bae.
Berita Terkait
-
Empat Sosok Ini Berpeluang Menjadi Ketua Umum Partai Golkar
-
DPD Golkar Sepakat Munaslub Penggantian Setnov Desember Ini
-
Berkas Novanto P21, Pengacara Sebut KPK Kebakaran Jenggot
-
Pengacara Novanto: Mungkin Cuma Saya Saja yang Berani Sama KPK
-
Pengacara Sambangi KPK Protes Soal Berkas Novanto yang Sudah P21
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?