Suara.com - Ratusan orang Palestina cedera dalam bentrokan sengit dengan pasukan Israel selama protes terhadap keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, pada Sabtu (9/12/2017). Begitu kata beberapa sumber Palestina.
Lebih dari 150 orang Palestina cedera pada Sabtu, dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Tepi Barat Sungai Jordan, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza selama protes tersebut.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza Ashraf Al-Qedra mengatakan di dalam satu pernyataan pers, bahwa 25 orang Palestina cedera akibat terkena amunisi aktif dan tercekik akibat granat gas air mata yang dilemparkan oleh pasukan Israel ke arah pemrotes.
Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan organisasi tersebut telah menangani 140 orang yang cedera dalam bentrokan Sabtu di Jerusalem Timur dan Tepi Barat.
Media Israel melaporkan dua polisi Israel cedera dalam bentrokan di Jalan Salaheddine di Yerusalem Timur.
Bentrokan itu terjadi sebagai reaksi atas seruan faksi politik Palestina, yang mendesak massa agar turun ke jalan dalam protes terhadap pengakuan Presiden AS Donald Trump pada bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Demikian laporan Xinhua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran