Suara.com - Seorang laki-laki berusia 27 tahun ditangkap di dalam sebuah percobaan serangan di stasiun kereta bawah tanah New York Port Authority, Senin (11/12/2017) pagi waktu setempat. Sebuah ledakan terjadi di trotoar bawah tanah yang sangat padat di tengah jam sibuk.
Komisaris Polisi New York, James O'Neill mengidentifikasi tersangka tersebut bernama Akayed Ullah. Dia menderita luka bakar dan luka di tubuh dan tangannya karena ledakan itu. Dia telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bellevue.
O'Neill mengklaim Ullah sudah mengakui perbuatannya. Namun O'Neill menolak menguraikan pengakuan Ullah lebih lanjut.
Namun yang pasti Ullah adalah keturunan Bangladesh yang sudah 7 tahun tinggal di Amerika Serikat.
Seorang sumber polisi mengatakan motif ledakan itu karena Ullah marah kepada Presiden Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Walikota New York Bill de Blasio menyebutkan ledakan itu sebagai aksi terorisme.
"Ini adalah tempat yang paling tahan di Bumi. Teroris tidak akan menang. Kami akan tetap menjadi orang New York," kata Bill.
Alat peledak yang digunakan Ullah menempel pada tubuh dengan menggunakan velcro dan ikatan zip. Wakil Komisaris Polisi John Miller mengatakan bom rakitan yang dipakai termasuk bom pipa dan berdaya ledak rendah. (Anadolu)
Baca Juga: Ledakan di Panggung, Dewi Perssik Panik lalu Diungsikan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol