Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta mencatat intensitas curah hujan yang turun pada Senin (11/12/2017) kemarin tergolong cukup ekstrim.
Kepala BPBD DKI Jakarta Jupan Royter mengatakan curah hujan paling ekstrim terjadi di Jakarta Selatan. Intensitas tertinggi sendiri berlangsung pada pukul 13.43 WIB dengan curah hujan mencapai 288 milimeter per hari.
"Kemarin memang curah hujannya cukup ekstrim. Kalau melihat data yang paling ekstrim terjadi di Jakarta Selatan," ujarnya dikutip dari media humas Pemprov Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Menurut Jupan hujan lokal terjadi hampir menyebar di semua wilayah Ibu Kota pada siang hingga sore hari kemarin. Kondisi ini mengakibatkan beberapa jalan tergenang air.
"Akibat curah hujan yang tinggi ini ada beberapa titik tergenang air. Dalam dua jam genangan sudah surut semua," katanya.
Ia menambahkan wilayah kedua yang curah hujannya tinggi terjadi di Jakarta Barat. Melalui pantauan rain rate, curah hujan di Jakarta Barat mencapai 225.8 milimeter per hari. Angka tersebut juga menunjukkan kategori ekstrim.
Di Jakarta Timur curah hujan mencapai 134 milimeter per hari. Sementara di Jakarta Utara curah hujan mencapai 39.8 milimeter per hari.
Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta meminta para kontraktor yang sedang melakukan pembangunan infrastruktur untuk memperhatikan drainase sehingga saat hujan turun, aliran air tidak tersumbat.
Kepala Dinas SDA Teguh Hendarwan mengatakan akibat beberapa pembangunan infrastruktur di Ibu Kota saluran air menjadi terhalang. Kondisinya mulai dari menyempit hingga tertutup material.
"Terjadi penyempitan saluran air akibat pengecoran. Kemudian tali-tali air yang kami bangun jadi tertutup," ujarnya.
Terkait persoalan ini, ia mengaku telah berkirim surat kepada para kontraktor agar saat melaksanakan pembangunan memperhatikan drainase.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun