Suara.com - Nazareth, kota Arab Israel tempat Yesus diperkirakan telah dinaikkan, akan merayakan Natal seperti biasa. Hal ini diumumkan wali kotanya yang menyangkal bahwa perayaan tersebut akan dibatasi untuk memprotes keputusan AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Beberapa hari lalu, seorang juru bicara kota mengatakan akan ada beberapa luka dalam perayaan tersebut untuk memprotes keputusan Presiden Donald Trump tentang Yerusalem, yang membuat marah warga Palestina dan juga sekutu AS di Timur Tengah dan seluruh dunia.
Walikota Ali Salam mengatakan kepada Reuters dikutip Al Arabiya bahwa tiga penyanyi yang telah melakukan pertunjukan tidak akan muncul. Dia tidak memberikan alasan untuk ketidakhadiran mereka, namun mengatakan bahwa perayaan tersebut tetap akan berjalan seperti biasa.
"Saya tidak tahu mengapa orang berpikir bahwa tidak ada perayaan. Semuanya, kecuali tiga penyanyi yang tidak akan datang, akan diadakan seperti biasa. Kami sudah menyambut 60.000 orang ke kota hari ini," kata Salam.
Nazareth, kota Arab terbesar di Israel dengan populasi 76.000 Muslim dan Kristen, adalah salah satu focal point Holy Land yang akan merayakan Natal secara resmi pada Sabtu malam (23/12/2017) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden