Suara.com - Cuitan yang membangkitkan rasa emosional belum lama ini ditulis juara dunia Formula 1 2017, Lewis Hamilton, di akun Twitter prbadinya.
Dalam tweet yang diunggahnya, Minggu (17/12/2017) lalu, pebalap tim Mercedes ini menuliskan rasa bangganya bisa menyamai rekor pole position milik legenda F1, Michael Schumacher.
Hamilton menyamai rekor 68 kali pole position milik juara dunia F1 tujuh kali asal Jerman itu saat balapan Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa, 26 Agustus lalu.
Adapun yang membuat terharu adalah, lantaran dalam lanjutan cuitan tersebut, Hamilton turut mendoakan kesembuhan bagi Schumacher.
Sebagaimana diketahui, sejak mengalami tragedi mengerikan, yakni cedera otak serius setelah terjatuh saat bermain ski di Pegunungan Alpen, 29 Desember 2013, hingga saat ini Schumacher belum bisa beraktivitas dengan normal.
Dia sempat mengalami koma selama kurang lebih enam bulan, sebelum akhirnya keluarganya memutuskan untuk merawat dia di kediaman mereka.
Kondisi yang dialami Schumacher membuat para pencinta F1, terkhususus penggemarnya, bersedih.
Foto: Parade trofi juara Michael Schumacher. [AFP]
Baca Juga: Kendarai Sepeda Motor, Juara Dunia F1 Ini Serasa Jadi Rossi
Tidak terkecuali Hamilton yang mengaku sangat kagum terhadap Schumacher, dan menyebut Schumacher sebagai salah satu yang memiliki pengaruh besar atas kariernya di F1.
"Michael, menyamai rekor pole position Anda di Belgia tahun ini sangat berarti bagi saya dan merupakan kehormatan sejati. Mendoakan selalu untuk Anda dan keluarga #KeepFightingMichael#Legend," cuit Hamilton.
Sementara itu, setelah menyamai rekor pole position Schumacher, Hamilton berhasil menambah empat pole position lagi: GP Italia, Malaysia, Jepang, dan Amerika Serikat.
Catatan itu pun menjadikan Hamilton memegang rekor pole position terbanyak dalam sejarah F1 dengan 72 pole position.
Hamilton berpeluang menambah catatan pole position-nya mengingat dia masih aktif di balapan yang dikenal sebagai ajang jet darat ini.
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Bukan Sekadar Game! Lenovo Legion Jadi 'Senjata' Utama di F1 Sim Racing World Championship 2026
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang