Suara.com - Lembaga survei Monitor research and consulting Indonesia menyebut Partai Perindo mendominasi dalam pemberitaan dengan tema persentase partai politik berdasarkan survei periode 10 Agustus sampai 25 Desember 2017.
Partai Perindo mengungguli Partai Golkar dalam pemberitaan dengan sampel dari enam media massa yakni Koran Tempo, Koran Sindo, Republika, Jawa Pos, Media Indonesia dan Kompas.
Adapun metode yang digunakan dalam riset ini adalah purposive sampling. Semua berita yang terkumpul dianalisa menggunakan konten analisis.
"Secara kuantitas Perindo 36 persen dan Golkar 32 persen menjadi partai politik yang paling banyak diberitakan media," kata Direktur Riset Monitor Indonesia Ali Rifan di Kantor Riset Monitor Jalan Tebet Barat 1 Nomor 21, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).
Rifai menjelaskan dominasi pemberitaan Partai Perindo lantaran terkait dengan kegiatan partai.
"Itu hasil survei Perindo melakukan kegiatan bakti sosial, bagi - bagi gerobak untuk UMKM serta kegiatan lainnya," kata Rifai.
Sementara itu, pemberitaan terkait partai Golkar lebih banyak mengenai masalah mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang menjadi tersangka kasus proyek e-KTP.
"Untuk Golkar dengan sub tema kasus hukum yang menyeret nama kader dan ketua umum (Setnov), persiapan pilkada, serta dinamika koalisi," ujar Rifai.
Selain partai Perindo dan Golkar pemberitaan kepada partai lain yakni PDI Perjuangan 9 persen, partai Nasdem dan Demokrat sama 5 persen, PKB 3 persen , PAN 2 persen, sedangkan Gerindra dan PSI masing - masing 1 persen.
Baca Juga: KPK Tetap Telisik Keterlibatan Ganjar dan Olly di Korupsi e-KTP
Berita Terkait
-
KPK Tetap Telisik Keterlibatan Ganjar dan Olly di Korupsi e-KTP
-
KPK Optimis Setnov Tak Bisa Sentuh Pokok Perkara di Eksepsi
-
Golkar Jateng Minta Airlangga Jadi Ketua Umum Cuma Sampai 2019
-
Muladi Sebut Andi Narogong Lebih "Gentleman" Ketimbang Novanto
-
Muladi dan Akbar Ingin Airlangga Terpilih Jadi Ketum Golkar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan