Suara.com - Tepat pukul 18.00 WIB, Jalan Jati Baru Raya kembali dibuka untuk kendaraan umum.
Jalan tersebut ditutup sejak pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WIB, lantaran merupakan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melakukan penataan kawasan Tanah Abang tahap pertama.
Dua jalur tersebut hanya digunakan untuk bus Transjakarta dan lapak Pedagang Kaki Lima.
Pada pukul 17.00 WIB, para PKL telah merapihkan dagangannya dan mencopot tenda-tenda yang terpasang di sepanjang Jalan Jati Baru Raya.
Namun para PKL meninggalkan sampah-sampah di jalan tersebut.
Firdaus, salah satu PKL yang menjual pakaian mengatakan tenda tersebut harus sudah ditutup pada pukul 17.00 WIB. Firdaus mengatakan hal tersebut merupakan aturan Dinas UMKM DKI Jakarta.
"Iya. Pukul 17.00 WIB kami sudah tutup. Karena itu kan peraturan di stand sini," kata Firdaus seraya mencopot tiang tenda di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017).
Usai dibongkar stand tersebut nantinya disimpan dan dibawa pulang masing-masing PKL.
"Ini standnya tanggung jawab kita. Sampai Surat ketetapan ini bisa tetapkan," tandasnya.
Baca Juga: PKL Boleh Jualan di Jalan, Pemilik Kios Tanah Abang Mengeluh Sepi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan