Suara.com - Kerajaan Arab Saudi menolak permintaan pembuatan visa 7 atlet asal Israel. Ketujuh atlet itu ingin berpartisipasi dalam kejuaraan catur di Saudi pekan ini.
Kejuaraan catur itu diselenggarakan oleh kerajaan. Pemberitaan penolakan itu heboh di media Israel, Minggu (24/12/2017) waktu setempat.
"Pemain Israel telah ditolak visa untuk berpartisipasi dalam Speed Chess Championship," kata Yediot Aharonot mengutip sebuah pernyataan Federasi Catur Dunia (FIDE).
Bulan lalu, Federasi Catur Israel mengumumkan bahwa 7 pemainnya telah meminta visa untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Turnamen tersebut diselenggarakan mulai 26 sampai 30 Desember 2017.
Hanya saja menurut surat kabar Israel Haaretz, penolakan visa itu belum tentu terkait ketegangan di Yerusalem. Sebab tidak ada hubungan diplomasi formal antara Arab Saudi dan Israel. (Anadolu)
Berita Terkait
-
Sedih, Melly Goeslaw Beberkan Duka Anak Palestina di Pengungsian
-
Cina Sebut Kemerdekaan Palestina Kunci Perdamaian Timur Tengah
-
Begini Opick Menggambarkan Penderitaan Pengungsi Palestina
-
Malaysia Resmi Serukan Umat Islam Bersatu Lawan Kebijakan Trump
-
Mengapa 35 Negara Anggota PBB Bungkam soal Keadaan di Yerusalem?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!