Suara.com - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak meminta semua umat Islam untuk bersatu melawan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Jumat lalu demonstrasi pro Palestina menyeru di Putrajaya, Malaysia. Protes massa berlangsung tak lama setelah solat Jumat di Masjid Putra di Putrajaya. Ada 1.500 orang yang berdemo.
Najib Razak mengatakan ajakan itu diserukan setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengannya saat konferensi Organisasi Konferensi Islam (OKI).
"Saya mengadakan pertemuan lain pada tanggal itu namun tidak ada yang lebih penting dari masalah ini," kata Najib, Sabtu (23/12/2017) waktu setempat.
Razak memuji upaya Turki dalam masalah ini. Dia menekankan perlunya persatuan di kalangan umat Islam melawan keputusan tersebut.
"Mari kita lupakan perbedaan politik di antara kita. Kita bisa bersatu melawan masalah, tidak penting apakah kita hijau, merah, oranye atau warna lain Selama kita memiliki kesamaan, kita bisa mengatasi masalah ini," katanya. (Anadolu)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran