Suara.com - Puluhan pengunjung Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Senin pagi, antusias untuk menaiki kuda dan berswafoto dengan kuda milik Detasemen Turangga Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Barhakam Mabes Polri, yang tengah melakukan patroli di dalam kawasan KB Ragunan untuk pengamanan.
Setelah memasuki pintu masuk, pengunjung bisa langsung mengantri untuk menaiki kuda atau hanya sekedar mengabadikan gambarnya bersama kuda milik Polri itu.
Para pengunjung yang menaiki kuda milik Polri yang tengah melakukan patroli untuk pengamanan di kawasan Ragunan tidak dikenakan biaya sepersen pun. Pengunjung pun terlihat senang bisa menaiki kuda dengan tinggi 170 sentimeter dan berat 800 kilogram itu.
"Para pengunjung yang ingin menaiki kuda tidak dikenakan biaya alias gratis," kata anggota Detasemen Turangga Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Barhakam Mabes Polri, Bripka Bambang Wijanarko.
Menurut dia, berswafoto dengan kuda milik Polri tersebut sebagai salah satu untuk memberikan hiburan kepada para pengunjung Ragunan.
Kuda yang diterjunkan di kawasan Ragunan sebanyak dua ekor ini bertugas untuk melakukan patroli di dalam kawasan Ragunan untuk pengamanan para pengunjung.
"Kami berikan kesempatan kepada para pengunjung untuk berswafoto dengan kuda milik Polri ini setelah kami melakukan patroli. Ini sebagai pada pelayanan kepada masyarakat," kata Bambang.
Kuda milik Polri itu, kata dia, memang sudah rutin dikerahkan setiap tahunnya di kawasan objek wisata di Jakarta. Menurut dia objek wisata Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah juga diterjunkan dua ekor kuda untuk membantu pengamanan.
"Pengerahan personil berkuda Polri ini dimaksudkan untuk mempermudah petugas ketika para pengunjung membutuhkan pertolongan dengan cepat," ujarnya.
Pengerahan personil berkuda Polri ini hanya bersifat taktis, bukan pengamanan yang sifatnya standby di pos pengamanan, sehingga waktunya tidak lama.
"Jadi, siang hari kita akan kembali ke markas. Lagi pula kita tidak membawa makanan untuk kuda," ucapnya.
Salah satu pengunjung, Adi (30) mengaku senang anaknya bisa menaiki kuda milik polisi tersebut.
"Anak saya senang sekali bisa menaiki kuda polisi yang sangat besar itu," katanya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Mudik Nataru 2025 di Pelabuhan Feri Bastiong
-
Wajah Baru Planetarium Jakarta, Destinasi Edukasi Favorit di Libur Nataru
-
Libur Nataru, Kunjungan ke Ancol Melonjak 30 Persen
-
Libur Natal dan Tahun Baru, Ragunan Buka Lebih Awal dan Siap Layani Lonjakan Pengunjung
-
Dari Elmo hingga Cahaya Drone, Mal di Depok Suguhkan Perayaan Natal dan Tahun Baru Tak Terlupakan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional