Suara.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Barat telah mengungkap peredaran ganja asal Aceh seberat 1,3 ton yang diduga hendak diselundupkan ke Jakarta melalui jalur laut.
"Iya benar," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi kepada Suara.com, Rabu (3/1/2018) malam.
Namun demikian, Hengki tak mau menjelaskan lebih jauh soal kronologi dan total tersangka yang ditangkap terkait pengungkapan kasus ganja tersebut.
Hengki hanya menyampaikan, pengungkapan kasus narkoba tersebut akan dirilis langsung Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis di Polres Metro Jakbar pada Kamis (4/1/2018) besok.
"Besok mau dirilis Kapolda," kata dia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ganja sebanyak 1300 paket itu terungkap ketika polisi melakukan investigasi adanya peredaran narkoba ke Jakarta.
Setelah mendalami laporan dari masyarakat, polisi kemudian melakukan pengintaian terhadap sebuah mobil truk di Pelabuhan Bakauheni, Lampung pada 31 Desember 2017 .
Petugas kemudian memberhentikan truk tersebut dan menggeledahnya. Dalam mobil truk tersebut ditemukan sebanyak 1300 paket ganja yang ditumpuk bersama karung berisi arang.
Baca Juga: Pulih 100 Persen, Lallana Siap Berikan yang Terbaik bagi The Reds
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan