Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menjelaskan mengenai aspek kecocokan tanah dalam kajian awal terkait dengan rencana pemindahan ibu kota negara.
Ketika ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Kamis, Sofyan menjelaskan bahwa aspek kecocokan tanah tersebut menyangkut topografi, bukan daerah banjir, bukan daerah rawa, dan tersedia sumber air yang mencukupi.
"Jadi dinilai aspek kecocokan sebuah kota di luar Jawa. Maka tidak semua tanah cocok, misalnya kalau hujan tidak banjir," ucap Sofyan Djalil yang juga mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara tersebut.
Pada kesempatan sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyerahkan kajian awal terkait dengan rencana pemindahan ibu kota negara kepada Presiden Joko Widodo pada Rabu (3/1) lalu.
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa biaya pemindahan ibu kota negara ke luar Jawa diperkirakan mencapai lebih dari satu triliun rupiah.
Bappenas juga akan mengembangkan skema pembiayaan dengan melibatkan pihak swasta sehingga tidak hanya bergantung kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Kajian tahap awal mengenai pemindahan ibu kota negara itu masih berfokus kepada pemilihan lokasi yang mengerucut pada tiga kandidat, yaitu di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.
Salah satu daerah yang menjadi kandidat kuat pemindahan ibu kota negara yang sempat mencuat adalah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Tak Mau Loncat, Aminah dan 2 Anaknya Tewas Terpanggang Api
Kota Palangka Raya juga sempat menjadi kandidat bagi ibu kota negara pada era pemerintahan Presiden Soekarno.
Berita Terkait
-
Biaya Pindahkan Ibu Kota RI ke Luar Jawa Lebih Dari Rp1 Triliun
-
Jokowi Resmikan KA Bandara, Kaus Merahnya Curi Perhatian Warganet
-
Pakai Kaus saat Acara Resmi, Jokowi: Naik Kereta kok Pakai Jas
-
Pakai Kaus, Jokowi Tumpangi Kereta dari Bandara Soeta ke Jakarta
-
Jokowi Resmikan Pengoperasian Kereta Api Bandara Soeta
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan