Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan dan meninjau jaringan kereta Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Selasa (2/12/2018). Dalam kesempatan itu, Jokowi terlihat mengenakan gaya pakaian santai.
Dari pantauan Suara.com, Jokowi tampak mengenakan kaus lengan panjang berwarna merah, celana hitam, dan sepatu kets dengan warna yang sama dengan kaus. Sementara para menteri yang mendampingi tamapkan menggunakan gaya pakaian formal.
Gaya santai Jokowi, yang menggunakan kereta bandara usai berlibur dari Yogyakarta itu, langsung menimbulkan diskusi seru di kalangan warganet. Mereka langsung berusaha menebak merek kaus oblong yang dikenakan Jokowi saat meresmikan jalur kereta Bandara Soekarno-Hatta.
"Gak punya merek. Beli di PKL Malioboro. Beli 2 gratis 1," kata @santi_hand.
"Produk lokal. Kemarin beli di pasar dearah Jogja, harganya cuman 30rb," ujar @yusuf_jumir.
"Osella. Beli di Ramayana," kata @masmerdi.
Tak hanya berusaha menebak merek kaus yang dikenakan, mereka juga memuji gaya pakaian Presiden Jokowi yang dinilai sederhana dan merakyat.
"Tosss pak Presiden, kita sama-sama kerja pake kaos oblong," ucap @Hapriyandi1.
"Penampilan sederhana merakyat. Coba kaos berisi iklan. Tambah meriiah," ujar @seno011215.
"Woles banget presiden gw," ucap @cebsaurus.
Banyak yang memuji, tak sedikit pula yang mengkritik gaya Presiden Jokowi itu. Mereka yang mengkritik menilai Jokowi seharusnya mengenakan busana formal untuk menghadiri acara yang formal pula.
"Tolong pak @jokowi diperhatikan lagi bagaimana harus bersikap dan berlaku..," tulis pengguna akun @ima_sweetyima.
Jokowi sendiri, ketika ditanya soal gaya pakaiannya itu, mengatakan bahwa dirinya ingin menyesuaikan dengan kondisi tempat.
"Yah masak mau naik kereta api ke stasiun pake jas. Pake gini kan," ujarnya usai peresmian.
Berita Terkait
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor
-
Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Bukan Pidana, Eks Hakim Agung Beberkan Alasan Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Harus Diuji di PTUN
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan