Suara.com - Seorang ibu 3 anak dari Michigan dipenjara karena mengarang cerita tentang penculikan dan perkosaan yang sadis.
Leiha Ann-Sue Artman sebenernya terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Dia ditahan dan mencoba untuk melarikan diri.
Artman menjalani sidang di Pengadilan Negeri Muskegon 4 Januari lalu. Dia divonis 13 bulan sampai empat tahun setelah mengaku bersalah atas tuduhan itu.
Di sidang itu, Artman mengaku tidak sengaja menggunakan narkoba. Justru dia membunuhkan pertolongan untuk bebas dari narkoba.
"Saya tidak ingin mati sebelum mencapai usia 30," katanya di pengadilan.
Maret 2016, Artman mengklaim bahwa dia diculik oleh sekelompok empat lelaki kulit hitam saat dia ingin masuk rumahnya di Montague.
Perempuan berusia 26 tahun itu mengatakan dilempar dalam bagasi. Lalu dipukul dan diperkosa.
Selama dua hari, Artman mengaku hilang, bahkan pacarnya sempat mengklaim menerima foto Artman yang bersimbah darah di kepala.
Namun karangan cerita itu ketahuan bohong. Pada Oktober 2016 Artman dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena membuat laporan palsu. (Mirror)
Baca Juga: Bocah Diperkosa dan Dibunuh, Pakistan Dilanda Kerusuhan
Tag
Berita Terkait
-
Kakek 78 Tahun Perkosa Remaja, Videonya Disebar ke Snapchat
-
Remaja Babak Belur karena Perkosa Gadis 17 Tahun di Kontrakan
-
Gadis 19 Tahun Diperkosa di Taksi, Lalu Dilempar ke Dekat Stasiun
-
Tukang Cuci Piring Diperkosa, Mayatnya Dibuang ke Rumah Kosong
-
Berkenalan Lewat FB, Siswi MTS Diculik dan Diperkosa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan