Suara.com - Polisi tengah menyelidiki kasus pembobolan kotal amal yang terjadi di Masjid Darul Falah, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2018).
"Pelakunya masih proses penyelidikan," kata Kapolsek Pesanggrahan Komisaris Eko Mulyadi, Kamis (25/1/2018).
Berdasarkan laporan warga, kata dia pencuri kotak amal itu masuk ke dalam masjid pada pukul 13.00 WIB.
"Modusnya merusak atau mencongkel gembok kotak amal," katanya.
Polisi juga sudah memeriksa Sekretasi DKI Darul Falah bernama Kamal sebagai saksi. Dari keterangan saksi, uang yang di kotak amal tersebut tak semuanya diambil setelah aksi pelaku pencurian terpergok warga.
"Tidak semua uang dalam amal diambil pelaku karena sudah ketahuan oleh saksi pembantu rumah sebelah masjid," kata dia.
Setiap bulannya uang yang dikumpulkan dalam kotak amal tersebut bisa mencapai belasan juta rupiah.
"Sebulan rata-rata bisa terisi dana masyarakat sebesar Rp10 hingga Rp15 juta," kata dia.
Terkait kasus ini, polisi juga tengah memeriksa rekaman kamera pengawas yang terpasang di sekitar masjid guna melacak identitas pelaku pencurian.
Baca Juga: Tentara yang Dipecat Itu Ternyata Jadi Pencuri Kotak Amal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai