Suara.com - P (27), tersangka pencuri kotak amal di Masjid Al Falah, Mampang, Jakarta Selatan, ternyata dulu seorang tentara. P dipecat kesatuanya, TNI AD, gara-gara pelanggaran disiplin pada 2013. Pangkat terakhirnya Prajurit Dua.
"Dia dipecat dengan tidak hormat karena melakukan desersi, di PTDH tahun 2013," kata Kepala Penerangan Daerah Militer Jaya Letnan Kolonel Inf. Kristomei Sianturi, Selasa (12/12/2017).
P mencuri di masjid pada 30 November 2017. Ketika datang, dia mengenakan pakaian dinas tentara. Semula, polisi menduganya menyamar memakai pakaian tentara agar tak dicurigai warga.
Pangkat terakhir P adalah Prajurit Dua. Kristomei mengatakan perilaku P mencoreng nama baik lembaga, meskipun sudah bukan anggota lagi.
Kristomei mendukung polisi memproses kasus pencurian kotak amal.
"Itu kan sudah merusak nama baik institusi, dipecat karena melakukan desersi, sekarang malah melakukan tindak pidana memakai seragam TNI," kata dia.
Kapolres Metro Jakarta Selatan mengatakan P membobol kotak amal dengan menggunakan gunting yang biasa dipakai untuk memotong gembok. Setelah mengambil uang berisi Rp6 juta, dia meninggalkan masjid.
Dia tidak sadar kalau semua aksi kejahatannya terekam kamera tersembunyi di sekitar masjid.
Warga bernama Hulaini kemudian melaporkan kasus itu ke polisi. P baru bisa ditangkap pada Senin (11/12/2017), malam, di rumah kontrakan, Desa Cibeber 1, Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat.
Mardiaz ketika hendak diamankan, P mencoba kabur. "Tapi cepat diringkus," kata Mardiaz.
P mengakui perbuatannya. Dia sengaja menggunakan seragam TNI untuk melancarkan aksi kejahatan.
Kepada polisi, P mengaku baru pertamakali itu mencuri pakai seragam TNI.
Dia dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan terancam hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Noel Sebut Menkeu Purbaya Bakal Dinoelkan: 'Ada Bandit Lepas Anjing Liar' karena Ganggu Pesta
-
Berani Angkat Latar Bali, Film Bandit Bakal Bikin Jantung Berdebar di JAFF 2025
-
Berawal dari Jadi Korban Begal, Monji Atmodjo Bongkar Sisi Kelam 'Surga' Bali Lewat Film Bandit
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur