Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kembali menjadi sasaran perundungan warganet. Itu setelah dirinya ingin memberikan pelatihan kepada penarik becak.
Pelatihan yang dimaksud adalah, melatih penarik becak agar mengetahui cara menggenjot secara bagus.
Ide itu dilontarkan Sandiaga, Jumat (26/1/2018), menyusul rencana Gubernur Anies Baswedan yang ingin kembali melegalisasi becak sebagai moda transportasi di Jakarta.
Menurut politikus Partai Gerindra itu, pelatihan tersebut bertujuan agar penarik becak memunyai standar pelayanan operasional terhadap pelanggan.
"Sekarang becak sudah dikunci. Kami sudah punya angka jelas dan akan mengadakan pelatihan-pelatihan. Ya salah satu oelatihannya adalah standar pelayanan olahraga, gimana cara genjot yang bagus,” tutur Sandiaga di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Jumat.
Namun, rencana Sandiaga tersebut justru menjadi bahan candaan warganet. Mereka menilai pelatihan cara menggenjot becak secara bagus tersebut lucu.
Sebab, menurut warganet, penarik becak lebih mengetahui cara mengayuh becak secara baik dan benar.
“Tukang becak sudah pasti lebih berpengalaman daripada si wakil gubernur,” tulis akun Facebook bernama Suherdi Huang.
Baca Juga: Menteri Yohana Minta Perawat Cabuli Pasien Dihukum
Akun Ryo Inexia secara bercanda mengatakan, pelatihan itu kemungkinan bakal memberikan wawasan kepada penarik becak mengenai sejumlah teknik demonstrasi ala mobil.
“Jadi becak ini bakal diajarin caranya gimana biar ngedrift, cornering, dan sebagainya supaya mampu bersaing dengan angkot dan ojol. Nikmat Sandi mana lagi yang kamu tertawakan.”
Sementara akun Mochamad Rachman memberikan masukan mengenai “cara genjot yang baik dan bagus”.
“Genjot juga ada tekniknya. Pantat digoyang-goyang, kaki digerakkan dengan ritme tertentu. Jalan tanjakan mendorong juga ada tekniknya. Jalan turunan apalagi. Jalan becek, pokoknya salut deh. Amerika dan Uni Eropa saja studi banding ke sini buat belajar.”
Sedangkan akun Anna Raffa mengkhawatirkan, pelatihan seperti itu justru akan membuat dana APBD DKI membengkak.
”Segala genjot becak doang pakai pelatihan. Ujung-ujungnya nanti anggarannya membengkak.”
Pelatihan itu juga menjadi candaan bagi pengguna Twitter. Akun @antony_chang misalnya, memberikan nama pelatihan itu menjadi "Ok Ojot".
"OK OJOT, program pelatihan cara genjot dari pemprov."
Sedangkan akun @robby_cipatat menuliskan, "Yang sudah ikut pelatihan nanti diberi ertifikasi ahli genjot."
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan