Suara.com - Seorang oknum karyawan PLN Cabang Subulussalam berinisial ZK (36) dilaporkan wartawan ke Polsek Penanggalan, Kota Subulussalam. Laporan itu dibuat karena ZK dianggap menghalang-halangi tugas jurnalistik.
"Awalnya oknum karyawan PLN itu mengarahkan saya untuk mewawancarai bagian jaringan, setelah selesai wawancara saya mengambil gambar video suasana kerja kantor dan lobi, tiba-tiba ZK membentak dan terkesan menghalangi," kata Muhammad Roni, jurnalis TV swasta nasional kepada wartawan di Subulussalam, Kamis (1/2/2018) seperti dikutip dari Antara.
Roni merasa apa yang dilakukan ZK sudah kelewat batas. Akibat perbuatan ZK, Roni tak bisa melakukan peliputan lengkap sehingga produk berita gagal total.
"Karena dibentak-bentak dan dilarang mengambil gambar video, saya laporkan saja, karena telah menghalangi dan merugikan kinerja wartawan," kata Roni.
Saat kejadian, Roni mengaku sempat adu mulut dengan ZK di depan khalayak. Namun, ZK tak mau menerima penjelasan Roni terkait tugas wartawan dilindungi oleh undang-undang.
"Setelah melapor keatasan saya, sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999, maka adalah hak konstutional saya untuk melaporkan yang bersangkutan, soal siapa yang salah biar hukum menentukan, semoga bisa sebagai bahan pembelajaran kita bersama," ujarnya.
Sebelumnya Roni bersama rekannya Iswandi Dedi mendatangi kantor PLN area Subulussalam, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam untuk mengkonfirmasi terkait batu bata yang digantung di kabel listrik di beberapa titik di Kecamatan Simpang Kanan.
"Batu bata tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan karena digantung petugas PLN dengan tali plastik di atas badan jalan raya untuk membuat jarak antar kabel guna menghindari induksi listrik selama sekitar sepekan terakhir," ujarnya.
Batu bata itu, juga bergantungan pada kabel listrik PLN di sepanjang jalan Subulussalam Singkil, tepatnya di Kecamatan Suro, Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil Aceh Singkil, terangnya.
Baca Juga: Malu dan Kecewa Tak Jadi Pindah ke Man City, Mahrez Bolos Latihan
Namun ZK menghalanginya untuk mendokumentasikan suasana kantor tersebut. Karyawan tersebut berkata keras, jangan kau shooting kantor ini karena kau tak ada izin, sembari memanggil dua orang Satpam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis
-
Adolescence: Drama Kriminal yang Membongkar Sisi Gelap Remaja dan Internet
-
Viral Bendera Merah Putih Terpasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya, Ini Faktanya