Suara.com - Pesawat Rusia ditembak jatuh di Provinsi Idlib, Suriah, Sabtu (3/2/2018). Akibatnya pilot pesawat itu yang juga berkewarganegaraan Rusia tewas.
Pesawat diduga ditembak kelompok militan di sana. Kementerian Luar Negeri Rusia sudah membenarkan peristiwa itu.
"Sebuah pesawat Rusia Su-25 jatuh saat terbang di atas wilayah penurunan (ketegangan) di Idlib," kata kementerian dalam pernyataan.
"Pilot meninggal dunia saat menjalani perang melawan para teroris," demikian bunyi pernyataan itu.
Pernyataan mengutip informasi awal, yang menunjukkan bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh menggunakan sistem rudal antipesawat yang dioperasikan manusia.
"Pusat Rusia untuk merekonsiliasi pihak-pihak yang berseberangan di Suriah dan wilayah Turki, yang mengawasi daerah penurunan (ketegangan) Idlib, sedang bekerja untuk membawa pulang jenazah pilot Rusia tersebut," menurut pernyataan.
Sang pilot sebelumnya dilaporkan melontarkan dirinya dengan parasut di wilayah itu, yang dikendalikan oleh kelompok militan Front Nusra. (Antara/Xinhua)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati