Suara.com - Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali beroperasi setelah dihentikan sementara operasionalnya akibat longsor tanah di terowongan perimeter Km 8+6/7 jalur Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta).
Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, mengatakan pada Kamis (8/2) telah dilaksanakan uji coba operasi menggunakan lokomotif dan rangkaian KA bandara oleh tim teknis PT KAI bersama konsultan independen.
Dia mengatakan hasil dari uji coba menyatakan jalur bisa dilalui sesuai perjalanan KA dengan pembatasan kecepatan sementara.
Heru menjelaskan pembatasan kecepatan dimaksudkan untuk mengamankan perjalanan KA dan pekerjaan perbaikan pada lokasi longsor.
"Hasil uji coba dan kajian teknis oleh konsultan independen hari ini menyatakan bahwa jalur telah bisa dilalui KA bandara, maka malam ini KA bandara beroperasi kembali," katanya.
KA Bandara Soekarno-Hatta operasional mulai pukul 19.51 WIB untuk relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City)-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, dan pukul 20.40 WIB untuk relasi Stasiun Bandara Soekarno Hatta-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Sudirman Baru (BNI City).
KA bandara akan beroperasi normal dan sesuai dengan jadwal perjalanan yang berlaku.
Pembatasan kecepatan hanya sekitar 100 meter pada jalur yang berdekatan dengan titik longsor, sehingga tidak berpengaruh terhadap waktu tempuh KA Bandara Soekarno-Hatta. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan