Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat akhirnya menetapkan seorang tersangka, yang dianggap bertanggung jawab atas kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang, SAbtu (10/2) akhir pekan lalu, dan menewaskan 27 orang.
Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan, orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu berinisial Am, sopir bus pariwisata nahas tersebut.
“Tersangka sudah menyadari bahwa kendaraan yang dikemudikannya tidak laik jalan,” kata Agung, Seperti dilansir Antara, Senin (12/2/2018).
Saat beristirahat di perjalanan, tepatnya di sebuah restoran, Am mengetahui kondisi rem di sebelah kiri belakang bus bocor. Lalu Am mengakali persoalan itu supaya tetap bisa melaju di jalan raya.
"Kalau kondisi jalannya rata, itu oke karena tidak ada beban tapi kalau turunan itu menahan tiga kali beban berat. Di situ tidak kuat menahan berat beban yang ada," terangnya.
Am, sopir bus pariwisata Premium Passion sebelumnya dinyatakan selamat dari kecelakaan maut tersebut.
Kapolres Subang Ajun Komisaris Besar M Joni mengungkapkan, sang sopir hanya masuk daftar korban luka-luka.
"Hingga kini sopir bus itu masih dalam penanganan medis di RSUD Ciereng, Subang," kata Joni.
Baca Juga: Seragam SD Ini Menggunakan Rancangan Armani Seharga 10 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Anak Adies Kadir jadi PAW di DPR, Bahlil Jelaskan Alasannya