Suara.com - Mayoritas kader Partai Kebangkitan Bangsa berharap Joko Widodo menggandeng Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai calon wakilnya di Pilpres 2019 mendatang. Muhaimin dinilai memiliki basis massa yang kuat, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama.
"NU salah satu tiang penyangga keberadaan Indonesia. Jadi kita berkeyakinan tiang penyangga ini kalau misalnya diberi kesempatan untuk memimpin negara, seharusnya itu menjadi hal yang baik untuk kita semua," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Daniel Johan di DPR, Jakarta, Senin (26/2/2018).
Menurut Daniel, Jokowi juga harus memiliki kesamaan visi dengan calon pendampingnya. Terutama terkait pencapaian kerja.
Muhaimin, kata Daniel, punya visi membangun perekonomian rakyat kecil dan memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu meningkat.
"Mislanya dengan meningkat daya beli masyarakat bawah, khususnya para nelayan dan para petani. Nanti Cak Imin akan memberikan program utama hilirlisasi untuk petani dan nelayan," ujar Daniel.
Menurut dia, selama ini petani dan nelayan hanya bergerak di bidang produksi saja, sedangkan hilirnya dikuasai oleh pengusaha bukan dari petani dan nelayan.
"Sementara nilai tambah itu ada di hilir. Ke depan harus mendorong hilir itu untuk petani. Dengan begitu petani pendapatannya akan meningkat," kata Daniel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi