Suara.com - Sudah 8 bulan berjalan, berkas kasus pornografi dengan tersangka Firza Husein belum juga dilimpahkan lagi penyidik Polda Metro Jaya pasca dipulangkan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Juli 2017. Alasannya berkas dianggap belum lengkap.
Terkait hal ini, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta hanya berjanji akan segera melimpahkan berkas tersebut setelah penyidik melengkapi petunjuk-petunjuk yang diberikan jaksa penuntut umum.
"Pemberkasan pasti ada tahapan. Kalau kita sudah lengkap. Kita kirim ke kejaksaan," kata Adi di Polda Metro Jaya, Senin (26/2/2018).
Polisi merahasiakan kendala penyidik sehingga berkas penyidikan kasus Firza Husein belum juga diselesaikan alias mandek. Ada beberapa hal yang masih perlu didalami penyidik dan perlu bantuan pihak lain untuk bisa melengkapi berkas tersebut.
"Ada hal yang saat ini perlu kita dalami. Karena hal itu membutuhkan bantuan dari pihak lain. Nggak mungkin dari pihak kepolisian saja," kata Adi.
Lebih lanjut, Adi juga menilai sudah menjadi hal yang lumrah bila berkas perkara bolak balik ketika masih dalam tahap penyidikan.
"Kejaksaan berikan pandangan dan analisa. Kalau ada kekurangan diberikan lagi kepada kita. Pasti modelnya kalau P19, kurang lengkap," kata dia.
Polisi telah menetapkan Firza sebagai tersangka kasus pornografi melalui media sosial. Selain Firza, polisi juga telah menetapkan pimpinan FPI Rizieq Shihab sebagai tersangka terkait chat mesum yang beredar melalui situs baladacintarizieq.com.
Sekarang Rizieq berstatus buronan. Dia lari ke Arab Saudi dan belum mau kembali ke Jakarta.
Baca Juga: Kaukus Pembela Habib Rizieq Dideklarasikan, Ajukan 'Trituma'
Pasca ditetapkan dalam kasus tersebut, Rizieq juga telah melarikan ke Arab Saudi dan sampai sekarang menetap di sana. Sejak menjadi buronan, nama Rizieq juga sudah masuk dalam daftar pencarian orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
-
Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat
-
Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli
-
Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%
-
Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
-
Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer
-
Nasib Ribuan Mahasiswa Jakarta Terancam Data Desil