Suara.com - Sekelompok orang mendeklarasikan pendirian Kaukus Pembela Imam Besar Indonesia Habib Rizieq Shihab, di Gedung Joeang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018).
Kaukus itu didirikan oleh mantan pendemo anti-Ahok pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Organisasi itu ditujukan untuk membela Rizieq, yang kekinian menjadi buronan Polda Metro Jaya akibat kasus pornografi.
Hingga kekinian, Rizieq masih dalam pelariannya di Arab Saudi dan enggan pulang ke Indonesia. Sementara pendukungnya menuding kasus itu adalah upaya kriminalisasi terhadap pentolan mereka.
Deklarasi itu juga dihadiri pentolan-pentolan demonstran anti-Ahok, seperti Gatot Saptono alias Al Khathathath yang pernah dibekuk polisi karena kasus makar. Selain itu, terdapat pula Lius Sungkharisma yang dikenal anti-Ahok.
"KPIBI-HRS sebagai wadah perjuangan bersama bersifat koordinasi dan sinergi dengan semua komponen yang tergabung dan dilaksanakan secara legal-konstitusional. KPlBl-HRS, mengupayakan terwujudnya tiga tuntutan yang disingkat 'TRITUMA'," kata Sekretaris Jenderal KPIBI-HRS Dedi Suhardadi.
Dedi mengatakan, tiga tuntutan utama dari KPIBI-HRS adalah meminta untuk menghentikan kriminalisasi terhadap alim ulama dan aktivis.
"Kedua, menjamin keselamatan alim ulama dan aktivis, dan ketiga, rekonsiliasi kebhinekaan guna persatuan Indonesia," katanya.
Dedi menegaskan, KPIBI-HRS tidak memiliki kepentingan politis dan tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Menurutnya, KPlBl-HRS bebas dari segala macam campur tangan pihak lainnya.
"KPIBI-HRS dalam menjalankan setiap aktivitasnya tidak ada unsur komersial untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu," tandasnya.
Baca Juga: Kondisi Fachri Albar Dikabarkan Tengah Drop di Penjara
Tag
Berita Terkait
-
Rizieq Masuk Bursa Capres, Tapi Kalah dengan Ahok
-
Anies Dulu Manfaatkan Habib Rizieq? Gerindra: Ribet Banget sih
-
Habib Rizieq dan Ustaz Somad Masuk Bursa Capres Versi Median
-
Kasus Rizieq, Haji Lulung: Saya Bingung 'Mainan Orang Atas' Itu
-
Sahabat: Rizieq Sudah Siap Tiket, Tapi Tanggal Pulang Belum Pasti
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029