Suara.com - Ketua DPR Bambang Soestyo memprediksi Joko Widodo akan kembali menjadi Presiden pada Pilpres periode 2019-2023. Sebab itu, Partai Golkar secara konsisten mendukung Jokowi di Pilpres yang akan datang.
Terkait calon wakil Jokowi, menurut Bambang, yang paling banyak dapat respon baik dari publik berdasarkan survei, tetap Jusuf Kalla.
"Cuma, memang sekarang sedang dikaji apakah aturan kita atau UUD kita memperbolehkan Wapres itu lebih dari dua kali," kata Bambang di DPR, Jakarta, Senin (26/2/2018).
Politikus Golkar mengatakan, meski UU melarang seseorang menjabat sebagai presiden tiga kali berturut-turut. Namun terkait Wapres belum begitu diatur.
"Makanya kalau dimungkinkan, maka pasangan ideal untuk 2019-2024 ya Jokowi-JK. Itu menurut pandangan saya pribadi lho," ujar Bambang.
Saat ditanya perihal keinginan Agus Harimuri Yudhoyono untuk bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Bambang tak terlalu merespon.
Namun, ia mengatakan bahwa yang akan menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019, harus memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi dan bisa menambah kekuatan Jokowi secara elektoral.
"Jadi, harus ada nilai tambahnya, bukan malah jadi beban daripada Pak Jokowi itu sendiri. Menurut saya pilihan ideal berdasarkan survei saja kita pakai, yang lebih simple saja parameternya yang tertinggi adalah Pak Jusuf Kalla," kata Bambang.
Baca Juga: Ombudsman: Lelang Harta JK dan Menteri Jokowi Rentan Pelanggaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?