Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, bakal berkomunikasi dengan pihak dari Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Jerman, setiap sekali dalam dua hari.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan BJ Habibie yang tengah menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Jerman.
"Paling tidak dua kali sehari komunikasi dengan tim Pak Habibie," ujar Retno di kantor MUI, Jalan Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).
Retno menjelaskan, terkahir komuniaksi menayakan kondisi kesehatan Habibie dilakukan dengan Ilham Akbar, putra Habibie. Dalam informasi tersebut, kondisi Habibie dikabarkan sudah stabil dan membaik.
Retno menerangkan, Minggu (4/3) akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo juga sudah melakukan komunikasi dengan Habibie.
Ia mengajak masyarakat untuk sama-sama mendoakan untuk kesembuhan Habibie.
"Hari Sabtu (3/3), saya juga sempat komuniaksi lewat telepon dengan Pak Habibie. Mohon doa kita semua, agar Pak Habibie diberi kesehatan dan dapat kembali ke tanah air," kata Retno.
Habibie dirawat di rumah sakit di Jerman karena kondisi kesehatannya menurun. Habibie dikabarkan mengalami masalah pada klep jantungnya.
Baca Juga: Jonan Cerita Perbedaan Pajak Saat Ini dengan 30 Tahun Lalu
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan