Suara.com - Puluhan jurnalis Palestina menggelar aksi demonstrasi di luar kantor PBB di Gaza, untuk memprotes Facebook yang memblokir secara sepihak akun-akun milik aktivis kemerdekaan negara tersebut.
Demonstran memegang spanduk dengan tinggi yang bertuliskan, "Facebook terlibat dalam kejahatan [Israel]" dan "Facebook menyukai pendudukan [Israel]".
Menurut Salama Maarouf, juru bicara Hamas—yang secara de facto mengendalikan Jalur Gaza—Facebook memblokir sekitar 200 akun Palestina tahun lalu.
Sementara sejak Januari sampai Februari 2018, Facebook memblokir 100 akun aktivis kemerdekaan Palestina baik dari kalangan Islamis maupun Komunis.
Facebook berdalih, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (6/3/2018), pemblokiran itu karena ratusan akun tersebut palsu.
Berbicara pada demonstrasi hari Senin (5/3), yang diselenggarakan oleh Komite Dukungan Wartawan—sebuah LSM Palestina—Maarouf menggambarkan platform media sosial yang populer itu sebagai "pelanggar kebebasan berpendapat dan berekspresi".
“Sebaliknya, sekitar 20 persen akun Facebook Israel secara terbuka menghasut kekerasan terhadap orang-orang Palestina, tapi tak pernah ditutup,” kata Maarouf.
Pada akhir 2016, Facebook menandatangani sebuah perjanjian dengan Kementerian Kehakiman Israel di mana mereka berjanji untuk "memantau" konten di akun-akun milik warga Palestina.
Baca Juga: Agus SBY Ingin Bertemu Megawati Mewakilkan Ayahnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China