Suara.com - Anak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono ingin sekali bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Agus SBY ingin mewakili ayahnya untuk berkomunikasi dengan Mega.
"Saya sedang cari waktu berkomunikasi dengan Ibu Megawati dan siapapun yang beliau tunjuk bisa komunikasi dengan saya pribadi," kata Agus di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Di Istana Kepresidenan, Agus bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk memberikan undangan resmi menghadiri Rapat Pimpinan Nasional yang akan diselenggarakan pada 10-11 Maret 2018 mendatang di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Menurut Agus, saat ini dia tengah menjalin komunikasi dengan semua pihak jelang Pemilihan Umum 2019. Klaimnya, untuk membicarakan masalah bangsa.
"Di dalam demokrasi ini, kita perlu membangun komunikasi dengan semua pihak. Dan saya sebagai anak bangsa, sebagai seorang yang terus mendapatkan masukan, termasuk juga diskusi tentang negeri ini, kebangsaan, negara dan rakyat. Saya perlu komunikasi dengan tokoh senior, apalagi yang pernah memimpin negeri ini," kata dia.
Hubungan antara SBY dan Mega memang renggang sejak pemilihan umum 2004 lalu. SBY dan Mega, bertarung merebutkan kursi presiden saat itu. Selama SBY menjadi presiden sampai 2014, Mega tak pernah menghadiri HUT Kemerdekaan RI di Istana Kepresidenan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?