Suara.com - Presiden Joko Widodo menerima sekitar 40 perwakilan ulama Kalimantan Selatan ke Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/3/2018) siang.
Salah satu ulama yang juga wakil ketua MUI Kalimantan Selatan Abdul Hafiz Anshari mengaku senang mendapat kesempatan bertemu presiden.
"Ulama Kalimantan Selatan mendapatkan kesempatan diundang oleh bapak presiden untuk bersilahturahmi," ujar Hafiz di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
"Dan alhamdulilah suasana pertemuan sangat nyaman, akrab, sangat hangat, dan sangat menggembirakan," lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut Jokowi juga sempat menyampaikan beberapa isu terkini di tanah air. Presiden berharap kerjasama antara pemerintah dengan ulama terus terjalin dengan baik.
"Intinya adalah, bhwa beliau sangat berharap kerja sama antara pemerintah dan ulama terus terjalin dengan baik, beliau mengatakan kalau amarah pemerintah dan ulama bersatu maka pembinaan pengembangan dan kesejahteraan umat akan terlaksana dengan baik," kata dia.
Berita Terkait
-
Luhut: Soal Tim Pencari Cawapres Jokowi Urusan Mensesneg
-
Jokowi Minta Kazakhstan Dukung Indonesia Jadi Anggota DK PBB
-
Jokowi Diminta Cerita Indonesia di Konferensi Politik Keagamaan
-
KPK Serahkan 2 Kuda Sandelwood ke Istana Presiden Bogor
-
Direktur AIIB Bangga Indonesia Berkomitmen Bangun Infrastruktur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'