Pernikahan Zaman Now
Sandiaga ternyata bukan yang mudah mengingkari janji-janji manis saat berkampanye dalam kontes politik.
Begitu dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI, Sandiaga semakin serius mempersiapkan berbagai perangkat kebijakan mengentaskan jomblo.
Pada penghujung tahun lalu, Minggu, 31 Desember 2017, Sandiaga dan Gubernur Anies Baswedan jadi menggelar acara pernikahan massal.
Tak hanya menggratiskan peserta pernikahan massal, Sandiaga pun rela mengumpulkan banyak pengusaha untuk mau menyumbang emas sebagai mas kawin setiap peserta.
Namun, kata Sandiaga saat itu, mahar emas tersebut tidak diserahkan berbentuk fisik melainkan digital.
"Sudah disanggupi untuk menyediakan mahar emas dalam bentuk digital. Mudah-mudahan jadi tambahan semangat bagi para jomblo," kata Sandiaga di Jakarta, Rabu (20/12/2017).
Menurutnya, hal itu merupakan bentuk kebahagiaan, agar bisa menambah keceriaan malam spesial buat para peserta nikah massal sebanyak 524 pasang.
"Mungkin menggabungkan aspek digital, deposito emasnya. Karena ini perkawinan zaman now dan merupakan terobosan baru dari Tamasia (Tabungan Emas Indonesia)," terangnya.
Baca Juga: Ditambah Moeldoko, Sudah ada 5,1 Juta Pelapor SPT
Lantas, apa yang membuat Sandiaga benar-benar serius memerangi jomblo?
Sandiaga, 7 Mei tahun lalu, pernah mengungkapkan alasannya getol memberantas jomblo. Menurutnya, hal itu untuk mencegah penurunan jumlah populasi di Jakarta.
"Tentu kami ada terobosan. Kan salah satu yang menjadi kekhawatiran di kota-kota besar , tidak hanya Jakarta, tapi di Asia dan dunia, adalah jumlah populasi yang menurun," jelasnya.
Ia menuturkan, penurunan jumlah populasi itu akibat kaum muda lupa mencari kekasih dan pasangan hidup.
"Itu karena banyak kesibukan, seperti kaum muda di Singapura," tutur Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan