Suara.com - Sebanyak empat orang pasien mengalami luka-luka akibat robohnya atap ruangan Paviliun VII di Rumah Sakut Angkatan Laut (RSAL) Surabaya, Minggu pagi.
Empat pasien itu adalah Tamadji, Ulin, Sarjono dan Sudarmono. Mereka adalah bagian dari delapan pasien yang sedang dirawat di ruangan tersebut.
"Semuanya langsung kami bawa ke IGD. Empat tersebut dua mengalami luka di kepala dan robek sudah dijahit. Yang dua hanya luka ringan saja," ujar Kepala RSAL Dr Laksmana TNI IDG Nalendra.
Nalendra menjelaskan, untuk kondisi psikis dari masing-masing pasien tidak ada masalah. Namun memang mengalami syok.
Nalendra mengatakan peristiwa robohnya atap gedung itu terjadi pukul 08.25 WIB. Pihaknya menduga robohnya atap bangunan berisi delapan sampai 18 kamar itu dikarenakan hujan deras yang sejak semalam mengguyur Surabaya.
"Kami telah melaksanakan investigasi bersama Pomal mencari permasalahan yang sebenarnya terjadi. Setelah itu kami juga pasti apabila nanti diketahui permasalahan kami ketahui," katanya.
Pihak RSAL berjanji dalam waktu dekat akan melaporkan penyebab robohnya atap iu kepada media maupun masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan