Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno masih menyeleksi kandidat yang masuk dalam Tim Gubernur untuk Percepatan dan Pembangunan. Kedua orang itu akan menempati posisi di bidang pengelolaan pesisir serta ekonomi dan lapangan kerja.
Sandiaga berharap tidak hanya Pegawai Negeri Sipil yang masuk dalam TGUPP. Tapi kalangan non PNS.
"Kami masih seleksi, masih kita coba bangun talenta pool-nya. Kita harapkan ada sebagian juga dari internal yang bergabung dan ada sebagian juga dari non-PNS," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (19/3/2018).
Sandiaga menegaskan yang terpenting TGUPP fokus di bidang pencegahan korupsi. Pasalnya kata Sandiaga, banyak kasus korupsi di lingkungan Pemprov DKI
"Tapi saya minta fokusnya kan korupsi, (komite) pencegahannya sudah, harmonisasi regulasi karena banyak yang tumpang tindih," kata dia.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah menunjuk mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto sebagai Ketua Komite Pencegahan Korupsi.
Kemudian, mantan Dirjen Otonomi Daerah Rikrik Rizkiyan sebagai Ketua Bidang Harmonisasi Regulasi TGUPP bersama Djohermansyah Djohan, Fitriani A Syarif, Mustafa Fakhri, Aria Suyudi, Sri Rahayu dan Bany Pamungkas.
Berita Terkait
-
Digaji Rp51 Juta oleh Anies, Mantan Dirut PLN Dapat Pujian Sandi
-
Tewas Tertimpa Besi, Sandiaga Uno Penuhi Niat Terakhir Tarminah
-
Saat Diwawancarai, Wajah Sandiaga Uno Mendadak Tertutup Payung
-
Resmikan SAI, Sandiaga: Potensi Zakat di DKI Capai Rp70 Triliun
-
Muara Angke Penuh Lautan Sampah, Ini Reaksi Sandiaga
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!