Suara.com - Presiden Jiko Widodo berharap, umat Islam di Indonesia tidak terjebak oleh fitnah dan hasutan kebencian.
Pesan tersebut, diutarakan Jokowi saat menghadiri acara silahturahmi dengan peserta Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadist Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Saud tingkat Asia Pasifik Ke-10 di Indonesia tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta Pusat.
"Indonesia memiliki 714 suku, lebih dari 1.100 bahasa daerah, lokal, tapi kita tetap rukun bersatu. Maka semua itu harus dijaga, jangan sampai umat Islam di Indonesia terjebak pada fitnah, hasutan kebencian," pintanya.
Dengan begitu, Jokowi berharap seluruh Indonesia dan dunia bisa melihat dan merasakan Islam sebagai agama yang rahmatan lilalamin—rahmat bagi semesta.
"Saya juga ingin mengingatkan bahwa dari setiap acara musabaqah Alquran dan hadits ini, saya harap terasa jejak, manfaatnya dalam kehidupan kebangsaan Indonesia," katanya.
Karenanya, Jokowi berharap acara itu juga menjadi medium untuk menyiarkan pesan bahwa Indonesia saat ini masih menjadi panutan banyak negara-negara dalam mengelola kemajemukan.
"Kita harus menularkan pengalaman berharga umat Islam Indonesia kepada dunia dalam menjaga kerukunan, persatuan, dalam menjaga perdamaian di bumi Allah SWT," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan