Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga kini belum mengumumkan hasil survei penataan Tanah Abang tahap awal.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan nantinya Pemprov Jakarta akan mengumumkan hasil survei penataan Tanah Abang tahap awal bersamaan dengan rilis tingkat kepuasaan masyarakat yang ada di kawasan Tanah Abang.
"Mengenai (hasil) surveinya yang waktu itu kami hold kemarin ini sudah ada pembicaraan. Jadi kami tinggal tunggu waktunya untuk bisa di rilis dari segi tingkat kepuasan masyarakat yang datang ke Tanah Abang," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/3/2018).
Sandiaga menuturkan, tingkat kepuasan masyarakat yang di survei bukanlah tingkat kepuasaan yang ada di media sosial, melainkan masyarakat yang kerap hari-hari berada di Tanah Abang.
"Kepuasan masyarakat yang datang ke Tanah Abang. Jadi bukan tingkat kepuasan masyarakat yang ada di sosial media atau hanya di sekitar wilayah tapi yang datang ke Tanah Abang, baik itu yang pengguna kereta api, pejalan kaki di sekitar Tanah Abang, teman teman pedagang kecil, dan juga teman teman angkot," kata dia.
Lebih lanjut, Sandiaga mengaku pihaknya telah siap memaparkan hasil survei penataan Tanah Abang tahap awal. Namun ketika itu ditunda, lantaran terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan.
"Sebenarnya sudah ready sekitar satu bulan yang lalu, tapi waktu itu kami putuskan hold untuk diberi kesempatan kita melakukan kordinasi dengan beberapa pemangku kepentingan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Bus Sekolah Ramah Disabilitas
-
156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'