Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkapkan, menerima informasi ribuan pengojek daring bakal menggelar aksi unjuk rasa di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, ribuan personel telah disiagakan di sekitar lokasi aksi.
“Informasinya, pengojek online mau demonstrasi, mengenai rasionalisasi tarif. Polisi sendiri sudah menyiapkan ribuan pasukan,” kata Argo
Pengamanan terkait aksi ini dilakukan setelah polisi menerima surat pemberitahuan dari Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia atau Garda, yang merupakan perwakilan pendemo.
Dalam surat pemberitahuan itu, ada sekitar ribuan driver ojol yang akan menghadiri aksi tersebut.
"Berdasarkan surat pemberitahuan yang kami terima estimasi peserta aksi sekitar 1000 (driver ojol)," katanya.
Dalam aksinya ini, rencananya para pendemo akan mengajukan perwakilan untuk bisa bertemu Presiden Jokowi.
Namun, Argo belum memastikan bisa atau tidaknya permohonan itu dikabulkan oleh pihak istana.
Baca Juga: Dua Pelaku Penjualan Motor Bodong Lewat Facebook Dibekuk Polisi
Berita Terkait
-
Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Polda Luncurkan Samsat Digital
-
Polda Metro: Pelanggar Lalu Lintas Terbanyak Adalah Melawan Arus
-
Polisi: Jatuhnya Besi di Rusun Pasar Rumput Kesalahan Pengawas
-
Pengacara Jadi Dalang Penipuan Bobol Uang Nasabah Allianz
-
Jotos Pengemudi Ojek Online, Satpam Grand Pramuka Jadi Tersangka
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?