Suara.com - PT Allianz Life Indonesia telah menerima surat pemberitahuan dari penyidik Polda Metro Jaya, soal penetapan lima tersangka kasus pemalsuan dokumen bermodus mencatut nama nasabah.
Komplotan itu memalsukan dokumen dan mencatut nama nasabah untuk mencairkan uang klaim asuransi.
"Kami telah terima surat perkembangan hasil penyelidikan. SP2HP ini telah disampaikan kepada kami selaku kuasa hukum Allianz, bahwa Polda Metro menetapkan lima tersangka," kata salah satu pengacara PT Allianz, Eko Sapta Putra di kawasan Polda Metro Jaya, Rabu (21/3/2017).
Dia menganggap salah satu tersangka berinisial AL merupakan dalang di balik kasus pemalsuan dokumen tersebut. Belakangan AL diketahui bekerja sebagai pengacara.
"Orang (AL) ini setelah kami cek adalah kuasa hukum dari terlapor. Mungkin dari hasil penyelidikan teman-teman Polda Metro, dia (penyidik) menyimpulkan bahwa AL ini sangat erat kaitannya dengan empat tersangka ini," katanya.
Dia menduga AL dan empat tersangka lainnya bersekongkol untuk melakukan penipuan. Bahkan, diduga komplotan ini juga beraksi melakukan penipuan terhadap perusahaan asuransi lainnya.
Selain AL, polisi turut menetapkan empat tersangka berinisial DI, AA, MW dan BW. Penetapan para tersangka itu dilakukan setelah polisi menerima laporan dari PT Allianz Life Indonesia, soal dugaan penipuan berkedok sebagai nasabah.
"Jadi memang dari PT Allianz sekitar Oktober 2017, melaporkan ke Polda Metro Jaya, bahwa ada nasabah yang mengklaim asuransinya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (16/3/2018).
Berdasarkan hasil penyelidikan, kata Argo, banyak kejanggalan terkait pengajuan klaim asuransi yang disampaikan para tersangka.
Baca Juga: Caesar Hito Siap Nikahi Felicya Angelista 2 Tahun Lagi
"Setelah diteliti ternyata banyak KTP-nya tidak pas. Kami dalami foto dan nama itu berbeda, tapi yang klaim orang-orang itu saja," kata Argo.
Meski statusnya telah dijadikan tersangka, polisi belum melakukan penahanan terhadap kelima orang tersebut. Sebab, polisi masih menelusuri keberadaan para tersangka yang masih buron.
"Sekarang masih dalam pencarian karena tidak ada di tempat," kata Argo.
Terkait kasus pemalsuan dokumen tersebut, PT Allianz diduga mengalami kerugiaan mencapai Rp500 juta. Selain itu, perusahaan yang berpusat di Jerman itu juga mengalami kerugian immateril.
Berita Terkait
-
Kaji Penutupan Jalan Jati Baru oleh Anies, Polisi Libatkan Ahli
-
Fahri Hamzah Beberkan Kronologi Duduk Perkara Kasus Presiden PKS
-
10 Perwira di Wilayah Polda Metro Jaya Dapat Promosi Jabatan
-
Kasus Presiden PKS, Fahri Hamzah Kembali ke Polda Metro Jaya
-
Komplotan Pemalsu Materai Punya Pabrik di Bandung
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah