Suara.com - Arseto Suryoadji (sebelumnya ditulis Arseto Pariadji) masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Rabu (28/3/2018) malam.
Sebelum dilakukan pemeriksaan, polisi ternyata menangkap Arseto terkait kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA di media sosial.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyampaikan, polisi juga sempat menggeledah barang bawaan Arseto yang mengendarai Mobil Mercedes Benz C230.
"Hasil dari penggeledahan ditemukan 1 pucuk senjata airasoftgun," kata Argo saat dikonfirmasi.
Polisi juga sempat meminta Arseto menunjukkan lokasi penginapannya di Hotel Gading Indah Jalan Pegangsaan 2, Nomor 10 Kelapa Gading, Jakarta Utara, untuk dilakukan penggeledahan lanjutan.
Penangkapan Arseto bukan berkaitan dengan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Jokowi Mania Nusantara (Jo Man), organisasi pendukung Presiden Joko Widodo di Polda Metro.
"Bukan, ujaran kebencian salah satu kegiatan keagamaan diposting hari Minggu," kata Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu.
Menurut Roberto, laporan itu dibuat diterima polisi pada Senin (26/3/2018) lalu. Diduga, Arseto melontarkan ujaran kebencian terhadap salah satu lembaga keagamaan melalui medsos.
"Salah satu lembaga keagamaan yang dilkukan ujaran kebenciannya tapi pelapornya dari individu. Laporannya hari Senin," kata dia.
Baca Juga: Anies Menutup Alexis, Apa Komentar Lulung?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara