Suara.com - Rakun (52) akhirnya meregang nyawa setelah menjalani penanganan medis akibat disambar Commuter Line Jurusan Jakarta-Bogor di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (1/4/2018) pagi tadi.
"Korban yang kesrempet KA (Kereta Api) meningal dunia," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Sujarwo saat dikonfirmasi suara.com, Minggu siang.
Rakun sempat dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu setelah terserempet kereta api. Rakun mengalami luka-luka hampir di sekujur tubuh.
Dia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.15 WIB.
"Pada pukul 13.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia," kata Sujarwo.
Polisi juga telah menyerahkan jenazah Rakun ke pihak keluarga. Korban yang bekerja sebagai buruh harian lepas itu tinggal di Jalan Kebagusan Besar RT 9, RW 6, Kebagusan, Pasar Minggu, Jaksel.
Kecelakaan itu terjadi saat Rakun sedang menyebrang di perlintasan rel KA yang sudah ditutup. Awalnya, korban melompati pagar pembatas dan langsung menyebrang rel tanpa melihat situasi di sekitarnya.
Sontak, saat itu Commuter line Jurusan Jakarta-Bogor yang sedang melintas langsung menyambar tubuh Rakun.
Baca Juga: Lompat Pagar Rel, Rakun Disambar Commuter Line Jakarta-Bogor
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!