Suara.com - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra membeberkan alasan polisi tak menahan model cantik Tiara Ayu Fauzyah. Padahal Tiara tetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan terhadap driver ojek online bernama Nur Irfan (38).
Selain dianggap kooperatif, perempuan cantik itu berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan Nur yang mengalami luka hingga kaki kirinya harus diamputasi.
"Tersangka ada usaha melakukan mediasi. Kalau tidak terjadi mediasi terhadap keluarga (korban), saya tahan," kata Halim saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/4/2018).
Meski bertanggungjawab untuk biaya pengobatan korban, kasus kecelakaan yang menjerat Tiara sebagai tersangka tetap diproses.
"Tidak bisa dalam hukum kan, (kasusnya) tetap dilanjutkan. Kalau itu (upaya mediasi) hanya meringankan daripada tersangka saja," kata dia.
Tiara dalam keadaan mabuk saat menabrak driver ojek online di perempatan Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018) malam. Bahkan dia sampai tidak terasa sudah menabrak.
Pengakuan itu disampaikan Tiara saat diperiksa sebagai tersangka kasus kecelakaan yang menyebabkan kaki kiri Irfan putus.
Ternyata, kecelakaan itu terjadi setelah Tiara pulang kerja. Model cantik itu rupanya memiliki pekerjaan sebagai pemandu karaoke di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service