Suara.com - Penyidik Satreskrim Polres Jakarta Selatan dan Polsek Cilandak melakukan 24 adegan rekonstruksi di kasus pembunuhan pensiunan TNI AL Hunaedin. Dalam rekonstruksi ini petugas menghadirkan langsung tersangka Supriyanto, pemeran pengganti istri Hunaedi serta saksi mata.
Rekonstruksi tersebut dilakukan di tempat kejadian perkara yang di Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis, RT 7, RW 6, Nomor 18, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (20/4/2018).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan menjelaskan tidak ada temuan baru dalam gelaran rekonstruksi tersebut. Namun, penyidik hanya menambah adegan untuk memperjelas perbuatan yang tersangka lakukan saat kejadian.
"Tidak ada temuan baru. Kami menambah adegan dari prarekon yg kemarin. 19 adegan menjadi 24 adegan sehingga lebih detail lebih rinci urutannya dari fakta perbuatan yang dilakukan pelaku," jelasnya
AKBP Stefanus pun menerangkan adegan tersangka saat pertama kali menusuk korban.
"Korban ditusuk pada adegan ke-18. Sesuai dari visum yang kami peroleh tusukan pertama itu di tangan. Kemudian di daerah dada di perut," terangnya.
Usai rekonstruksi tersebut pihak kepolisian akan melanjutkan penyidikan dengan tahap melengkapi berkas perkara untuk d kirimkan ke kejaksaan.
Berita Terkait
-
Warga Ramai-ramai Nonton Rekonstruksi Pembunuhan Hunaedi
-
Pembunuhan Gay di Gang Sempit Cawang karena Masalah Pribadi
-
Siang Ini, Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pensiunan TNI AL
-
Diduga Dirampok, Herwin Tewas Bersimbah Darah dan Mulut Dilakban
-
Tewas dengan Mulut Dilakban, Mayat Ini Diduga Korban Pembunuhan
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!