Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menghadiri Milad Partai Keadilan Sejahtera ke 20 di halaman kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (21/4/2018).
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno mengatakan dirinya akan menjemput Prabowo untuk menghadiri Milad PKS dengan bersepeda.
"Ya (Prabowo), saya ingin menjemput beliau. Jadi saya yakinkan beliau. Tadi alhamdulillah beliau setuju mau naik sepeda. Karena sepedanya yang dibeli dua tahun lalu belum dipakai," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (21/4/2018).
Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan dirinya telah meyakinkan Prabowo untuk bersepeda di acara Milad PKS.
Pasalnya kata Sandiaga, membutuhkan kondisi yang sehat menuju Pemilihan Presiden 2019 mendatang.
"Jadi saya bilang pak (Prabowo) harus pakai sepedanya pak supaya tambah sehat, kan mau kerja keras satu tahun ke depan. Jadi alhamdulillah beliau setuju," kata dia.
Sandiaga sempat khawatir ajakannya bersepeda, ditolak Prabowo lantaran Prabowo lebih suka menaiki kuda.
Namun akhirnya Prabowo menyetujui ajakan Sandiaga untuk bersepeda di acara Milad PKS.
"Jadi saya khawatir beliau tidak setuju karena beliau biasa naik kuda. Tapi ternyata naik sepeda juga. Beliau punya sepeda yang saya tahu dibeli dua tahun lalu belum sempat dipakai. Jadi dengan ini kita juga mau nyoba sepeda barunya pak Prabowo," tandasnya
Lebih lanjut, Sandiaga menambahkan nantinya di acara Milad PKS, salah satu yang dibahas yakni perihal kondisi ekonomi masyarakat yang menjadi fokus pembangunan di 2019.
"Ini nanti pembicaraannya pasti akan mengecurut kepada apa yang menjadi isu yang kita rasakan di lapangan. Tetapi satu kesatuan sudah. Semua hampir sepakat bahwa ekonomi ini harus menjadi titik fokus pembangunan ke depan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
Unik! ASN Tasikmalaya Naik Kuda ke Kantor untuk Hemat BBM
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat