Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menanggapi kejadian video viral di media sosial terkait Ketua Dewan Pimpinan Cabang Bima, Nusa Tenggara Barat, Ruslan Usman terlibat cekcok mulut dengan anggota polisi lalu lintas yang hendak melakulan penilangan.
Menurut Setyo, tindakan yang dilakukan anggota sudah sesuai dengan aturan dan standar operasional prosedur yang berlaku.
"Kalau dari sisi polisi, kami tetap sesuai aturan. Kalau tidak ada surat - suratnya, tidak ada pelat nomor dari Polri, maka kami tindak," kata Setyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (24/4/2018).
Setyo menegaskan anggota Polri tak tembang pilih dalam melakukan penindakan bagi para pengemudi yang melanggar lalu lintas. Sekalipun seorang yang memiliki jabatan atau anggota partai politik.
"Kami sesuaikan aturan saja, kami tidak lihat dia siapa, dari partai apa, kami tetap melakukan prosedur sesuai aturan," ujar Setyo.
Sebelumnya, video viral yang tersebar di media sosial berdurasi sekitar 1 menit 24 detik. Dimana Ruslan yang berpakaian kaos berwarna merah nampak cekcok mulut dengan anggota polisi lalu lintas. Ruslan ditilang lantaran plat nomor polisi mobilnya MAN 1 tersebut tidak sesuai aturan.
Hingga, akhirnya buntut peristiwa tersebut Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan memutuskan untuk membebastugaskan Ruslan dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan kota Bima.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan